Master Reset LG

MEDIA CELLULAR 3:58 PM Add Comment
*6861#  factory reset
*8375#
#668#
*#3646633#
*0#
*3241#
*3240#
*0008# language
*0009# language
*0000# language
*7674#
*76863#
*77463#
*72337#
*79763#
*7245786#      check read FFS
*762442#        GVCMMI Magic
###765*02#
###765*05#
###765*08#
###765*07#
###765*78#
1945#*5101#  sim lock menu
2945#*5100#
Persamaan IC Keypad ( EMIF) pada Nokia

Persamaan IC Keypad ( EMIF) pada Nokia

MEDIA CELLULAR 3:48 PM Add Comment
Nokia Keypad IC Compatibility List
===================================
EMIF-10-1K010F2
1110/1200/1600/1650/2310/3220/5140/5140i/6020/6021/6030/6060/6070/
6080/6101/6103/6230/6670/7260/7360/7610/E60/E62/E70.
================================
EMIF10-LCD02F3
1680c/2600c/2610/2626/2630/2660/2760/3110c/3500c/3555/5000/5610/5700/6110c/
6120c/6121c/6124c/6210n/6220c/6290/6300/
6301/6500s/6555/6650f/7390/7500/8600/
E51/E65/E66/N78.
=========================================
EMIF10-1K010F1
3200/3600/3650/5100/6200/6220/6310/6310i/6500/6510/6600/6610/6610i/
6800/6820/7200/7210/7250/7250i/8910i.
================================================
EMIF10-COM01F2
2865/3120c/3230/3250/5200/5300/5500/6085/6125/6131/6131NFC/6136/
6151/6170/6230i/6233/6260/6263/6267/6270/6280/6500c/6630/6680/6681/
7270/7280/7370/7373/7380/7710/7900/8800ARTE/9300/9300i/9500/E50/
E61/E61i/N70/N71/N72/N73/N77/N80/N81/N82/N90/N92/N93/N93i/
N95/N95-8GB.
====================================
EMIF02-MIC02F2
N91.
=======================
BGF109
N770.
=============================
TC35892XBG

Nokia 2300,1100,2600 not charging

MEDIA CELLULAR 8:37 AM Add Comment
Untuk gambar yang paling bawah adalah solusi untuk kasus sama sekali tidak ada reaksi bila di charger,sedangkan input dan output normal.Apabiladari beberapa gambar tersebut tidak berhasil maka kemungkinan besar kerusakan terjadi pada IC UEM.Selamt mencoba!
Pin out untuk Nokia

Pin out untuk Nokia

MEDIA CELLULAR 10:59 AM Add Comment
Silahkan DOWNLOAD  bagi anda yang belum punya koleksinya :

pinouts

1600
1610
2100
2270
2610
3100
3110C
3200
3220
3250
3300
3660
5300
5500
6020
6060
6100
6101
6111
6125
6131
6170
6230
6233
6255
6260
6270
6280
6360
6600
6610
6630
6650
6680
6800
7200
7370
7380
7500
7600
7650
8800
8910
9000
9210
9300
9500
camera 1,3mp
konektor lcd 10pin
konektor lcd 8pin
popport 3100 sampe N70
Mmc
sim card
RJ45
N95 AV
E50
E60
E61
E70
N70
N71
N72
N73
N80
N81
N90
N91
N95
N92
N93
N-Gage Qd   Atau KLIK DI SINI

Semoga bermanfaat!

Nokia 5610 tidak bisa baca mmc...

MEDIA CELLULAR 10:35 AM 2 Comments
Pada Nokia 5610 kasus tidak bisa baca MMC solusi yang pertama adalah:

- masuk dulu di menu galeri

- tekan switch di samping MMC yg berwarna kuning keemasan.

- perhatikan lagi menu galeri, seharusnya muncul tambahan menu MMC.

- jika "iya", berarti masalahnya ada pada penutup batrai (coba cungkil ke atas switch MMC-nya), kalau "tidak" berarti ada yang tidak beres pada switch MMC atau mungkin IC MMC-nya (coba ganti IC MMC-nya atau search trik jumper IC MMC).

slmt mencoba !

Cara jitu deteksi CONSER dgn HWK

Cara jitu deteksi CONSER dgn HWK

MEDIA CELLULAR 9:23 AM 4 Comments
BERIKUT INI CARA JITU DETEKSI CONSER DCT4++ DENGAN HWK

1) KONEK UFS+HWK
2) PILIH TAB DCT4
3) TEKAN INFO (PADA HP TERTENTU TEKAN TOMBOL POWER JIKA TDK BISA LOCAL MODE)
4) CEK INFO DETAIL


5) SL DATA CORUPTED
6) CUKUP TEKAN INIT SIMLOCK DAH KELAR


GAMBAR KEDUA MENUNJUKKAN INFO 100% OK, TAPI HP TETEP AJA CONSER
7) CEK SELF TEST NYA

COBA LIHAT LINGKARAN PADA GAMBAR TSB.
EAR _CLK_LOOP TEST----------NO SIGNAL
RF CHIP ID TEST---------------FAILED

HAL INI MENANDAKAN KERUSAKAN PADA HARDWARE NYA :
60%UPP
30%UEM
10%LAINNYA (BSI ATAU SEJENISNYA.....)


KALAU SELF TEST NYA KAYAK GINI
LCD TEST-----------FAILED

CUKUP GANTI LCD, GA PERLU FLASH, UNLOCK, DAN LAIN SEBAGAINYA...

Bersambung...

Sumber:ForumIndoflasher
Mendeteksi Bagian yang Short pada BB5

Mendeteksi Bagian yang Short pada BB5

MEDIA CELLULAR 11:12 AM Add Comment
Untuk ponsel bb5 new semisal 3110c dll yang menggunakan IC RF AHNE, menggunakan Processor RAPGSM v1.1 bukan RAP3G.

RAPGSmv1.1 ini termasuk dlm CMOS Processor (MOSFET) yg merupakan rangkaian kombinasi Field Effect Transistor Vdd(Drain) sbg teg. Positifnya dan Vss(source) sbg negatif.

Pada RAPGSM ini membutuhkan 2 jenis tegangan kerja sbb:
Tegangan Microprocessor VCore=1,4V
Tegangan Data Signal Processor VIO=1,8V

Pada RAPGSM ini terdapat 19 kaki yang memperoleh tegangan Positif Vddcore 1,4V(drain) dari TAHVO, dan 19 kaki tegangan negatif VssCore(source) ke Ground.

Serta 11 kaki yang memperoleh tegangan VddIO 1,8V.

Nah dari hampir lima puluh kaki tegangan input (Vdd/Vss) untuk RAP tsb, sering mengalami masalah short pada kaki2nya. Oleh karena itu kemungkinan terbesar disebabkan oleh RAPGSM ini.

Namun bila mau melakukan pengukuran lebih teliti short atau tidaknya pada RAPGSM ini sulit bila dilakukan dengan cara suntik tegangan dan Heat feeling (Meraba yg panas). Atau disebut inject tegangan (Memberi teg. kerja yg sesuai, langsung dari Power Supply, bukan lagi dari IC Regulator RETU& TAHVO tsb, dan melihat reaksi konsumsi arus pd Power Supply).

Mengapa? Dikarenakan dalam modul IC RAPGSM pada input Vdd/Vss terdapat Protection Diode sbg Switching saat shorting. Sehingga pada RAP yg short sendiripun tdk dirasakan panas, namun panas terjadi pada Regulator yg memberikan tegangan(RETU/TAHVO). Sehingga bisa terjadi salah deteksi, panas di RETU bukan berarti RETU yg short.

Adapun cara eliminasi untuk mengetahui komponen mana yg short sbb:
(cara Eliminasi adalah memutus tegangan terhadap salah satu komponen yg dicurigai, lalu membandingkan arusnya kembali pada Power Supply.)

1. Eliminasi TAHVO

Cabut L2302, jika dicabut maka VCORE akan hilang. Cek kembali. Apakah kondisi msh sama? jika ya pertanda tdk ada masalah dgn VCore utk RAP.
Jika panas sdh normal, 100% masalah dari RAPGSM (bagian Microprocessor nya).

Cabut L2301&L2306, jika dicabut input TAHVO dari VBat akan putus, Rangkain Charging tdk bekerja. Cek kembali. Kondisi masih sama? jika ya pertanda tdk ada masalah dgn TAHVO. Jika panas sdh normal, masalah dari TAHVO

2. Eliminasi PA


Cabut Z7520, maka teg. VBAT ke PA akan putus. Cek kembali. Jika konsumsi arus menjadi normal, maka 100% masalah pada PA.

3. Eliminasi IC RF (AHNE)

Cabut L7502, teg. VBAT ke AHNE akan putus, jika konsumsi arus menjadi normal, maka 100% masalah pada AHNE. Jika arus tetap tinggi, masalah bukan pada AHNE, pasang kembali L7502.

4. Eliminasi Bluetooth IC

Cabut L6077, maka teg. VBAT ke BT IC akan putus, jika arus menjadi normal, maka IC BT bermasalah.

5. Eliminasi Camera IC & Regulator

Cabut L3303, jika arus menjadi normal, maka masalah di Camera atau Camera IC(D3300),
Jika arus masih tinggi, cabut L3304, arus menjadi normal, maka 100% masalah di Regulator Camera(N3300)
Camera IC sering pula bermasalah short.


Untuk Bagian DSP dari RAPGSM yg mendapatkan teg. VIO. Cara Eliminasi dengan mengangkat RAPGSM. kemudian melihat kembali reaksi arus pd PS, atau meraba apakah RETU masih panas. Jika sdh normal, maka pertanda RAPGSM bermasalah. Jika RETU msh panas/PS arusnya masih tinggi, pertanda masalah bukan dari RAPGSM.

Sedangkan short pada RAPGSM ada dua kemungkinan bisa dari kaki2 BGAnya yg menimbulkan short, bisa pula dari modul RAPGSM itu sendiri.

Jika kaki2 BGA yg bermasalah, bisa diangkat cetak (Reball)
Namun jika setelah diReball, arus kembali melonjak, RETU Panas. Maka pertanda RAPGSM sdh rusak.


Sedangkan Shorting pada ponsel, ada 3 kategori:

1. Langsung short begitu pasang Batt/PS. (Arus pada PS langsung melonjak)
2. Short setelah menekan Switch on/off. (arus PS naik setelah menekan on/off)
3. Short saat melakukan panggilan/Transmit. (ARus naik tinggi saat melakukan calling)

Kondisi 1, paling mudah menebaknya. Periksa & Eliminasi komponen yg langsung mendapatkan tegangan dari VBatt. Spt PA, RETU, TAHVO, RF IC, BT IC, dsb..

Kondisi 2. Agak sulit pendeteksiannya. Periksa & Eliminasi komponen yg mendapatkan tegangan dari Regulator(RETU,TAHVO,Camera Regulator,LED Regulator, dll)
Persamaan Sparepart HP

Persamaan Sparepart HP

MEDIA CELLULAR 3:59 PM 3 Comments
Persamaan Spare Part HP

Antenna for Nokia 1110/ 1110i/ 1112/ 1200/ 1208/ 1209/ 1600/ 2310/ 2610/ 2626/ 6030 with buzzer
Antenna for Nokia 3210
Antenna for Nokia 3230 with buzzer
Antenna for Nokia 3250 with start button
Antenna for Nokia 3310/3410
Antenna for Nokia 6100/3100 with buzzer
Antenna for Nokia 6101/6103
Antenna for Nokia 6110 navigator + buzzer
Antenna for Nokia 6230/6230i
Antenna for Nokia 7210
Antenna for Nokia 7370/7373
Antenna for Nokia 7610
Antenna for Nokia 8800 + buzzer
Antenna for Nokia N70/N72
Antenna for Nokia N76
Antenna for Nokia N80 + buzzer + switch ON/OFF button + flash

ON/OFF Switch (inside) for Nokia 3100/ 3120/ 3200/ 3220/ 5100/ 5210/ 6100/ 6220/ 6230i/ 6510/ 6610/ 6800/ 6810/ 7210/
7250/ 7260/ N80/ SE K300/ K700/ K750/ W800 with 4 contacts
ON/OFF Switch (inside) for Nokia 3100/ 3120/ 5100/ 5210/ 6100/ 6220/ 6230i/ 6510/ 6610/ 6800/ 6810 with 2 contacts
ON/OFF Switch (inside) for Nokia 5110/ 6110
ON/OFF Switch (inside) for Nokia 7650
ON/OFF Switch (inside) for Nokia E60/ N70/ N72/ 6233/ 6151/ 6280/ 6111/ 6288/ 6290/ N91/ N93/ N93i
ON/OFF Switch (inside) for Sony Ericsson K300/ K310/ K500/ K510/ K550/ K600/ K700/ K750/ T610/ T630/ W800/ Nokia 3100/
3220/ 5100/ 6100/ 6230i/ 6610/ 7210/ 7250/ N80 with 4 contacts
ON/OFF Switch (inside) with 4 contacts for Nokia 2100/ 3300/ 3310/ 3330/ 3410/ 3510/ 3510i/ 3650/ 3660/ 5210/ 5510/
6150/ 6210/ 6250/ 6310/ 6310i/ 6600/ 6670/ 7200/ 7610/ 7710/ 8210/ 88

Inside Joystick for Motorola E398/ Nokia N90/ E50/ Siemens C65/ CX65/ CX70/ M65/ S65
Inside Joystick for Nokia 3230
Inside Joystick for Nokia 3250/ N73/ E61
Inside Joystick for Sony Ericsson K300/ K310/ W700/ J200/ K500/ K700/ K750/ T300/
T68/ QTec 8310/ 8020/ 8600/ Motorola C650/ E1000 original
Inside Joystick for Sony Ericsson K750
Inside Joystick for Sony Ericsson T610/ T630
Joystick for Nokia 6600/ 7650

Buzzer for Nokia 6210/6310
Buzzer for Nokia 1100/1101/3310/5510
Buzzer for Nokia 1110/ 1112/ 1200/ 1208/ 1209/ 1600/ 2310/ 2610/ 2626/ 3510/ 6030/ 6270/ 7370/ 7373/Motorola T720
Buzzer for Nokia 2300 with frame
Buzzer for Nokia 3100/ 2300/ 2630/ 2760/ 3230/ 6070/ 6080/ 6100/ 6230/ 6230i/ 6610/ 7210/ 6111/ 6101/ 8800
Buzzer for Nokia 3210
Buzzer for Nokia 3250/3280
Buzzer for Nokia 5110/6110/6150
Buzzer for Nokia 5310/ 5220 xm/ 6600s/ 7310 sn/ N79/ N82/ N85
Buzzer for Nokia 6111 in frame
Buzzer for Nokia 6131 with antenna
Buzzer for Nokia 6233/ 6234/ 6085/ 6131/ 6125/ 6151/ 5200/ 5300/ 5700/ 6300/ 2680s/ 3110/ N73/ N91/ N95/ 8600 luna
Buzzer for Nokia 6260 with frame
Buzzer for Nokia 7650
Buzzer for Nokia 8210/8250/8890/8910/Motorola C200
Buzzer for Nokia 8310/6510/5210/2100
Buzzer for Nokia N76 with antenna

Charge connector for Nokia 1110/ 1112/ 1600/ 2310/ 2610/ 6030
Charge connector for Nokia 3250/ 5200/ 5300/ 6070/ 6080/ 6085/ 6101/ 6103/ 6111/ 6125/ 6131/ 6151/ 6233/ 6270/
6280/ 6288/ 6300/ 6500/ 7360/ 7370/ 7373/ 7390/ E50/ E61/ N73
Charge connector for Nokia 1100/2300
Charge connector for Nokia 1200/ 1208/ 2630/ 2760
Charge connector for Nokia 2100
Charge connector for Nokia 2600/2650
Charge connector for Nokia 3100/ 3200/ 3230/ 6020/ 6170/ 6230/ 6610/ 6630/ 6670/ 6680/ 7200/ 7210/ 7250/ 7260/ 7270/ N- Gage
Charge connector for Nokia 3210
Charge connector for Nokia 3310/3410
Charge connector for Nokia 5310/ 5610/ 6500s/ 6600s/ N76/ N80/ N81/ N95
Charge connector for Nokia 6500/8600
Charge connector for Nokia 6600 with microphone
Charge connector for Nokia 8210
Charge connector for Nokia 8310/6510 , with microphone and vibro
Charge connector for Nokia 8800
Charge connector for Nokia N78

Power IC 4396299 for Nokia N73/ N80/ N93/ N95/ 6290/ 7390
Power Supply IC 4370621 for Nokia 2100/3310/3610/6210/8210/8850
Power Supply IC 4370719 CCONT (NMP70751/ 70685/ 70393/ 70719/ 70721) for Nokia DCT3 2100/ 3210/ 3310/ 3330/ 3410/ 5210/ 5510/
6210/ 6250/ 7110/ 8210/ 8250/ 8810/ 8850/ 8890/ 9210
Power Supply IC 4370895 HELGA for Nokia 5100/6610/7250/8310
Power supply IC 4376535 BETTY UEM for Nokia N73/ N76/ N80/ N93/ N95/ E51
Power Supply IC NMP0581 for Nokia 3210
Power Supply IC NMP70433 for Nokia 3310/8210/8810

UEM module 4370825 for Nokia 1100/3100/5100/6610/7210/7250
UEM module 4370841 for Nokia 8310/8910/6500/7210
UEM module 4370861 for Nokia 7650
UEM module 4370945 for Nokia 3220/6230/7600/7610
UEM module 4370959 for Nokia 6310i/7210/6610
UEM module 4376001 for Nokia DCT4 Series 3100/3510/5100/6230/6310/7210
UEM module 4376371 for Nokia 3320/ 6170/ 6230/ 7270/ 7260/ 7610/ 6020/ 8800
UEM module 4376401 for Nokia 1100/ 2300/ 2600/ 3100/ 3120
UEM module 4376441 for Nokia 1600/1110/6030/6060
UEM module 4376533 for Nokia 3250/ 6125/ 6270/ 6280/ 6300/ 6630/ 6680/ 7370/ N70
UEM module 4377027 for Nokia 8310/8910/6500/7210
UEM module 4396177 for Nokia 7370/ 3250/ 6680/ 6280 RETU

Antenna Switch 90DAT/F190xxx for Nokia 8310/ 8910/ Samsung N100
Antenna Switch KC D1S1E/BC101 for Nokia 1100/ 2100/ 2310/ 3510
Antenna Switch 0503A/ MLD392/ 433/ 512/ 513 for Siemens C35/ C62/ Ericsson A1018/ Nokia 2100/ 3310/ 5210/ 8210/ 8850
Antenna switch 532/622 for Nokia 3220/ 6170/ 6260/ 6670/ 7260/ 7270/ 7360/ 7610/ 8800
Antenna Switch 90E07 for Ericsson T28/ R320/ Nokia 6210/ 8210
Antenna Switch D1002/ D1004 EPCOS for Nokia 6610/ 7210/ 7250/ Siemens C55
Antenna Switch FNTxxx/NTxxx SHS-L090NT for Nokia 3100/ 3120/ 6100
Antenna Switch K1747 for Nokia 3210
Antenna Switch KC03C4/ KC03C2 for Nokia 6510/ 8310/ 8910
Antenna Switch KCT1S2E 03xx for Nokia 3510/ 6310/ 6600/ 7260/ 7610/ 8310
Antenna Switch QV 5xx for Nokia 3230/ 6101/ 7610/ N70
Antenna Switch SQ 5xx for Nokia 3220/ 3230/ 6170/ 6260/ 6680/ 7210

4377177 CPU for Nokia 6230i
Central processor 4377008 for Nokia 1200/1650
Central processor 4377159 for Nokia 1600/ 1110/ 1200
Central processor 4377401 for Nokia 2610/ 2630
CPU 4370687 MAD2WD1 for Nokia 3310/8210
CPU 4370815 UPP for Nokia 8310
CPU 4375017 v.8310 for Nokia 3200/6610/7210
CPU 4375107 v1.11e for Nokia 6230
CPU 4377007 UPPWD2 for Nokia 3230/3650/3660/6260/6600/6670/7610
CPU 4377011 for Nokia 6020
CPU 4377049 for Nokia 6630/ 6680/ N70/ N72
CPU 4377061 for Nokia 6630/6680/6681
CPU 4377069 for Nokia 1100/2300/2600
CPU 4377151 for Nokia 6233/6280/6290
CPU 4377183 for Nokia E60/N72
CPU 4377207 for Nokia E60/ N71/ N73/ N80/ N91
CPU 4377223 for Nokia 3250/ 5200/ 5300/ 6085/ 6270/ 6300/ 7370/ 8600/ E50

435581 Power Amplifier 09014B for Nokia N70/N90
Power Amplifier 4355631 9250E3.2 for Nokia 7200
Power Amplifier 4359017 for Nokia 6230
Power Amplifier 09003BN for Nokia 3200/6230/6220
Power Amplifier 4350297 for Nokia 7650/ 8310/ 8910/ 6310/ 6510
Power Amplifier 4350383/ 435B012 for Nokia 3300/ 5100/ 6610/ 7210/ 6610/ 6610i/ 6630/ 6680/ 7210/ 7250/ 7260/ E60/ N70/ N90
Power Amplifier 4355641 for Nokia DCT4 3220/ 3230/ 5140/ 6020/ 6021/ 6170/ 6260/ 6670/ 7200/ 7260/ 7270/ 7610
Power Amplifier 4355751 for Nokia 6680/6630/6681/6682/E70/N91
Power Amplifier 4355787 for Nokia 6170/6111/3220/6260/7260/6670
Power Amplifier 4355801 for Nokia 6230
Power Amplifier 4355815 for Nokia 6030
Power Amplifier 4355845 for Nokia 6233/ 6234/ 6270/ 6280/ 7370/ 3250
Power Amplifier 4355929 RF9282E6.5 for Nokia 5300/ 6136/ 8600/ N93
Power amplifier 4355951 for Nokia 7390/ N95/ 6120C
Power amplifier 4380013 F7 for Nokia 1100/ 2300/ 3100/ 3210/ 3300/ 3650/ 6100/ 6108/ 6600
Power amplifier 4380041 for Nokia 6630/ 6680/ 6681/ N70/ N72
Power amplifier 4380103 for Nokia 1600/ 1650/ 1110/ 1116/ 2610/ 2310/ 2630/ 6030
Power amplifier 4396275 for Nokia 6280/ N73/ N80/ N93
Power Amplifier QCPM8895 for Nokia 7610/3220/6060/6101/6170/6670/N70
Power Amplifier QCPM8893 for Nokia 6100/3100/3120
Power Amplifier RF3162 for Nokia 1100/2300

Signal Processor 4370781 HAGAR for Nokia 2100, 3610, 5210, 8310, 8910
Signal processor 4370867 PMB3346 for Nokia 3510/6100
Signal Processor 4380039 HAGAR for Nokia N70
Signal Processor 4380129 for Nokia 3250/ 6125/ 6151/ 6270/ 6280/ 6282/ 7370/ N80/ E62
Signal Processor 4380189 for Nokia 3250/ 5200/ 5300/ 6085/ E50
Signal Processor NMP70731 HAGAR for Nokia 3310, 8210

LCD for Nokia 1100 glass only
LCD for Nokia 1101/ 2300 glass only
LCD for Nokia 1110 glass only
LCD for Nokia 1110i
LCD for Nokia 1112
LCD for Nokia 1200
LCD for Nokia 1202
LCD for Nokia 1600/ 1208/ 1209/ 2310/ 2126CDMA/ (6125/ 6136/ N71) outside
LCD for Nokia 1650
LCD for Nokia 2600/ 2650/ 2652/ 3200/ 5140/ 6220/ 6225
LCD for Nokia 2630/ 2660/ 2670/ 2600c/ 1680
LCD for Nokia 2760/ 6085/ 6086 outside
LCD for Nokia 3100/ 3120/ 5100/ 6100/ 6610/ 7210/ 7250
LCD for Nokia 3110c/ 3109c/ 3500/ 2680c/ 7070
LCD for Nokia 3210/ 3310 glass only
LCD for Nokia 3220/ 6020/ 6021/ 6235/ 7260/ 9300 outside/ 9500 outside/ N90outside
LCD for Nokia 3230/ 6260/ 6630/ 6670/ 6681/ 7610
LCD for Nokia 3250
LCD for Nokia 3300/ 6800/ 6810
LCD for Nokia 3650
LCD for Nokia 5000/ 3610f/ 3610a/ 5220/ 3600/ 7210sn
LCD for Nokia 5110/ 6110/ 6150/ 8810
LCD for Nokia 5210 glass only
LCD for Nokia 5500
LCD for Nokia 5700/ 5610/ 6110n/ 6220c/ 6500s/ 6600s/ E65
LCD for Nokia 5800
LCD for Nokia 6030/ 2255/ 2610/ 2626/ 5140i
LCD for Nokia 6101/ 5070/ 5200/ 6060/ 6070/ 6080/ 6085/ 6102/ 6103/ 6125/ 6136/ 6151/ 7360/ 6061/ 6161/ 6085/ 6086 inside
LCD for Nokia 6101/ 6103/ 6170/ 7270 outside/ 8910i
LCD for Nokia 6111/ 6155
LCD for Nokia 6131/ 6133/ 6267/ 6290/ 7390 complete
LCD for Nokia 6170/ 7270 inside
LCD for Nokia 6230
LCD for Nokia 6233/ 6234/ 6275/ 5300/ 7370/ 7373/ E50
LCD for Nokia 6270/ 6280/ 6288/ 6265
LCD for Nokia 6300/ 6120c/ 6000 / 5320/ 7500/ 8600 luna/ E51/ E91 outside
LCD for Nokia 6500c/ 5310/ 3600s /3120c/ 7310c/ 7610sn/ 7500/ E90 outside
LCD for Nokia 6510 glass only
LCD for Nokia 6600
LCD for Nokia 6600f
LCD for Nokia 6680/ N70/ N72
LCD for Nokia 6820
LCD for Nokia 7280/ 7380
LCD for Nokia 7510s/7510a
LCD for Nokia 7600
LCD for Nokia 7650
LCD for Nokia 7710
LCD for Nokia 8800 Arte/7900
LCD for Nokia 8850/8890
LCD for Nokia 8910
LCD for Nokia E61/ E61i/ E62 complete
LCD for Nokia N-Gage
LCD for Nokia N-GageQD
LCD for Nokia N71/ N73/ N93
LCD for Nokia N75/ N76/ 6555 outside
LCD for Nokia N75/N76 inside/ N81/ N93i inside
LCD for Nokia N77/ N78/ N82/ E66/ 6210n
LCD for Nokia N80/ N90 inside/ E60/ E70
LCD for Nokia N91 8Gb
LCD for Nokia N92 complete
LCD for Nokia N95 2 gb
LCD for Nokia N95 8 gb/ N96/ N97

Microphone for Nokia 6101/ 5200/ 5500/ 6060/ 6103/ 6111/ 6125/ 6233/ 6270/ 6300/ 7370/ 9300/ N70/ N90
Microphone for Nokia 8310/6510/8210
Microphone for Nokia 1100/ 1112/ 1600/ 1200/ 2300/ 3510/ 3510i/ 5100/ 3310/ 1110/ 2600/ 6030
Microphone for Nokia 3100, 3120, 3220, 6020, 6100, 6170, 6230, 6670, 6680, 7610, 7710
Microphone for Nokia 3210/5110/6210/6110
Microphone for Nokia 6500c/ 6500s/ 8600/ 5310/ 5610/ 6555/ E51/ E61
Microphone for Nokia 6610, 2650, 2652, 3230, 6200, 6220, 6620, 7200, 7210, 7250, 7600
Microphone for Nokia 7650
Microphone for Nokia 8800/ 6280/ N95/ E60
Microphone for Nokia 8910
Microphone for Nokia N93/ N93i/ E90/ 6290/ 6110n

Speaker for Nokia 3100/ 2600/ 3230/ 3250/ 3280/ 6100/ 6260/ 6610/ 7210/ 7250/ 7610/ 7650
Speaker for Nokia 6101/ 2760/ 3220/ 5200/ 5300/ 6020/ 6111/ 6125/ 6131/ 6230/ 6233/ N71/ N73/ N91
Speaker for Nokia 1100/ 3210/ 3310/ 3410/ 3510/ 5110/ 6110/ 6210/ 6310/ 7110/ 8210/ 8310/ 8810/ 8850/ Motorola/ C200/ C115
Speaker for Nokia 5310/ 5610/ 6500c/ 6500s/ 3500/ 5700/ 8600/ E51/ E65/ E90/ Apple iPhone
Speaker for Nokia 6600f/ E66
Fungsi FLASH & RAM (Memories)

Fungsi FLASH & RAM (Memories)

MEDIA CELLULAR 10:17 AM Add Comment
Memories (Flash & RAM)

Memories (Flash & RAM)
UPP tidak akan dapat berfungsi secara penuh bila tidak dibantu oleh Memori. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa UPP mempunyai subsystem MCU dan DSP didalamnya. Akan tetapi subsystem tersebut tidak dapat menyimpan OS (Operating System) secara utuh, karena sangat terbatas penyimpanan datanya, maka dibutuhkan memori tambahan untuk menyimpan Software MCU dan DSP (Firmware). Memory yang dibutuhkan oleh UPP adalah: Flash Memory, EEPROM, RAM.

Pada ponsel Nokia DCT4, Flash Memory dan RAM sudah digabungkan mencadi satu IC, biasa disebut dengan “IC Combo Flash”.

Flash Memory
Flash Memory digunakan untuk penyimpanan data Software MCU (Micro Controlled Unit) dan Software DSP (Digital Signal Processor) yang merupakan OS (Operating System) pada ponsel yang biasa disebut (Firmware), Flash Memory menjadi berperan penting dalam baik tidaknya suatu system ponsel. Language pack atau pilihan bahasa (pada ponsel Nokia disebut PPM), yang tersimpan didalam Flash Memory, maka Ponsel yang tidak memiliki pilihan Bahasa Indonesia bisa ditambahkan atau di upgrade (Re-Flash) menggunakan alat dan program khusus.

Data-data yang tersimpan bukan hanya data operating system saja, juga terdapat data content pack atau User Area Data yang biasa digunakan untuk menyimpan data atau program oleh pengguna ponsel, diantaranya: Phone Book, SMS, Game, Aplikasi, Wallpaper, Nada Dering, Foto, Movie, Dll. Flash Memory pada sektor ini dapat dihapus dengan cara manual dari ponselnya.

EEPROM Nokia DCT4 telah diemulasikan dengan IC Flash. EEPROM digunakan untuk penyimpanan data-data penting yang sudah di set oleh pabrik ponsel itu sendiri, data-data yang terdapat pada EEPROM diantaranya: Signal Tunning Value, IMEI/ISN, SID, MIN, SP-Lock, Security Code, dll. Oleh karena itu bila ponsel diganti IC Flashnya, akan diperlukan kalkulasi Code IMEI, bila tidak maka ponsel tidak akan dapat bekerja.

Rata-rata Nokia DCT4 mempunyai kapasitas data pada Flash memori dari 16Mbit sampai 64Mbit. Sedangkan Flash Memory pada Ponsel Nokia WD2 akan membutuhkan kapasitas penyimpanan data yang sangat besar, mulai dari 128Mbit sampai 256Mbit, oleh karena itu Nokia WD2 akan mempunyai 2 sampai 4 buah IC Flash didalamnya.

Flash Memory pada ponsel Nokia yang menggunakan processor TIKU, digunakan 2 IC Flash yang terpisah: Pertama, NOR Flash, digunakan untuk menyimpan data utama, disinilah Software MCU dan Security IMEI disimpan. Kedua NAND Flash, sebagian besar digunakan untuk menyimpan data user, seperti: Sounds, Games, Applications, dan juga yang menyimpan paket bahasa.

RAM (Random Access Memory)
Sebagai penyimpanan data secara sementara diperlukan RAM, Nokia DCT4 masih menggunakan SRAM (Synchronous RAM) dengan kapasitas sekitar 64Mbit yang telah di intergrasikan dengan IC Flash (Combo Flash), sedangkan untuk Nokia WD2 dan TIKU menggunakan SDRAM (Synchronous Dynamic RAM) yang mempunyai kapasitas data sebesar 128-256Mbit secara terpisah dari IC Flash.

SRAM maupun SDRAM diberikan suplay tegangan oleh UEM melalui VIO sebesar 1.8 Volt.

Ditulis Oleh: Rizal Fikri (DJ_Junkiee)
Fungsi UPP (Universal Phone Processor)

Fungsi UPP (Universal Phone Processor)

MEDIA CELLULAR 10:15 AM Add Comment
UPP (Universal Phone Processor)

UPP Description
Processor Ponsel Nokia generasi ke 4 (DCT4) menggunakan UPP (Universal Phone Processor) sebagai pusat dari semua kegiatan komputerisasi. Processor merupakan otak dari sistem kerja ponsel yang akan melakukan koordinasi semua fungsi ponsel termasuk juga instruksi-instruksi yang terprogram didalamnya.

Teknologi Nokia DCT4 terus berkembang, WD2 dan TIKU merupakan pengembangan dari teknologi DCT4. Perbedaannya adalah jenis Proccesor yang digunakan dan kapasitas memori internal yang cukup besar. UPP-WD2 dan TIKU dapat memproses data lebih cepat ketimbang UPP DCT4, sehingga dapat memfasilitasi fitur-fitur yang lebih canggih lagi, seperti : Sistem operasi Symbian, akses GPRS Class 10 (EDGE / BB4.5), Multy Task, LCD TFT, resolusi kamera sampai 2mega pixel, MMS, Ringtone polyphonic hingga 48channel, MP3 player, Bluetooth, memory external (MMC Support),dll.

UPP Nokia DCT4, WD2 dan TIKU pada dasarnya mempunyai struktur yang sama, yang membedakan hanya spesifikasi: ARM, DSP Core (LEAD3) dan Cache RAM yang tersimpan didalam UPP, tentunya spesifikasi ROM dan RAM yang tersimpan didalam UPP akan berbeda pula satu sama lain. UPP mempunyai beberapa fungsi, diantaranya:


  • BRAIN
Bagian ini merupakan otak utama dari Microprocessor ponsel, bagian ini mempunyai dua fungsi:

üMCU Subsystem
MCU Subsystem (Micro Controller Unit) diproses oleh Microprocessor ARM(Advance RISC Machines) dan didukung oleh: MCU ROM, Cache RAM, DMA (Direct Memory Access) dan Memori IF.

üDSP Subsystem
DSP Subsystem (Digital Signal Processing) blok ini diproses oleh LEAD (Low power Enhanced Architecture DSP) digunakan untuk memproses Digital Application (A-DSP) dan Digital Cellular (C-DSP). Bagian ini yang akan mengatur lalu lintas data informasi pada keseluruhan sistem kerja ponsel.

üBrain Peripherals
Bagian ini yang akan menghubungkan semua perintah dari subsystem MCU dan DSP kepada bagian Body.

Kinerja subsistem MCU dan DSP sangat tergantung sekali kepada Cache RAM yang tersimpan didalam UPP, Nokia WD2 dan TIKU mempunyai Cache RAM yang cukup besar, sekitar 8-16Mbit. Cache RAM merupakan unit pendukung. Semua perintah yang sering digunakan oleh UPP akan disimpan sementara pada bagian ini. Dengan adanya Cache RAM, UPP tidak perlu lagi memanggil perintah yang sama ke bagian lain. Dengan demikian, waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan perintah-perintah penting dapat dipersingkat, sehingga kecepatan eksekusinya lebih baik dan cepat.

  • BODY
Keseluruhan sistem kerja ponsel semua dikontrol oleh Microprocessor. Body merupakan bagian dari Microprocessor yang berfungsi sebagai pelaksana perintah dari bagian Brain. Bagian Body berfungsi juga sebagai Digital Control Logic seperti berikut ini:

Fungsi
Keterangan
ACCIF
Interface untuk transfer data dari aksesories: misalkan dari infrared dan kabel Fbus/Mbus yang dihubungkan ke computer untuk melakukan transfer data dari ponsel ke computer.
SIMIF
Interface SIM Card. Pembacaan data-data dari sim card misalkan SIM ID, penyimpanan SMS dan Phone Book, dll.
UIF
1. Interface signal audio kepada earphone dan microphone
2. Sebagai interface LCD dan Interface Keyboard
3. juga digunakan untuk Codec kamera
PUP
Digunakan untuk transfer data Software MCU dan DSP eksternal yang akan disimpan di eksternal memory (IC Flash) melalui koneksi Fbus atau Mbus. Misalkan ponsel akan di Flash, maka data dari computer yang dihubungkan kepada Fbus ponsel akan diterima oleh Blok PUP dari Microprocessor Ponsel lalu akan disimpan didalam IC flash.
CTSI
Bagian ini digunakan untuk Management Clock untuk: PURX, Clocking, timing, Sleep Clock,dll.
SCU
Control IF / RFbus kepada Modul RF. Bagian ini digunakan untuk mengontrol jalur frekuensi yang akan dikunci kepada Base Station oleh Modul RF (PLL).
MFI, GPRS Cip, RXModem
Ketiga blok ini bersama-sama digunakan untuk menerima dan memberi data informasi kepada RF Modul, akan tetapi sebelumnya dibutuhkan konfersi D/A - A/D. Bagian ini juga yang menentukan kecepatan transfer datanya, misalkan untuk akses GPRS atau juga dapat digunakan sebagai Modem.

UPP dapat bekerja bila telah diberikan tegangan sebesar 1.5V yang diberikan oleh Regulator VCORE dan tegangan Logic (VIO) sebesar 1.8 Volt yang dibeikan oleh UEM. Disaat proses booting awal, UPP membutuhkan Clock sebesar 32KHz (Sleep Mode), sedangkan Clock utamanya diberikan oleh VCTCXO dari RF Processor sebesar 13MHz.

ditulis oleh: Rizal Fikri (DJ_Junkiee)
Fungsi UEM (Universal Energy Management )

Fungsi UEM (Universal Energy Management )

MEDIA CELLULAR 10:12 AM Add Comment
UEM (Universal Energy Management )

UEM Description


Didalam UEM terdapat beberapa peran penting sebagai Energy Management Ponsel. Berbeda dengan Nokia DCT3, UEM adalah gabungan dari beberapa ASICs seperti: CCONT, COBBA, CHAPS dan UI DRIVER.

UEM singkatan dari Universal Energy Management, sesuai dengan namanya, UEM mempunyai beberapa fungsi yang sangat komplek, diantaranya:

  • Crystal oscillator (32 kHz)
Setiap Sistem Ponsel akan ditemukan Oscilator yang berukuran kecil yang mampu menghasilkan denyut sebesar 32KHz,.UEM yang akan memberikan tegangan dan mengendalikan Crystal Oscilator ini untuk selanjutnya diteruskan kepada UPP.

  • 32 kHz Startup RC oscillator
Disaat ponsel dalam keadaan Power-down, Clock dari RF Processor belum dapat diberikan kepada UPP, agar ponsel dapat melakukan power-up dibutuhkan Clock untuk Logic System kepada UPP. Untuk keperluan tersebut dibutuhkan Sleep Clock yang dihasilkan oleh Crystal Oscilator 32 kHz.

  • Real time clock logic
Jam, Tgl, Alarm dibutuhkan Clock Logic yang diberikan oleh Cristal Oscilator 32kHz.
  • Regulator Baseband & RF
UEM diberikan tegangan utama oleh battery sebesar 3,7Volt (VBATT). UEM mempunyai peran sebagai pendistribusi tegangan / regulator ke semua sistem berdasarkan kebutuhan tegangan yang diperlukan di setiap sistemnya.

Regulator Baseband:
§VCORE, untuk pemrograman yang membutuhkan tegangan sekitar 1.0 – 1.8 Volt - 200mA ke UPP (VCORE DSP & VCORE MCU)
§VANA, memberikan tegangan sebesar 2.8 Volt – 80mA untuk fungsi sistem analog (Btemp, VCXO Temp)
§VIO, memberikan tengan sebesar 1.8 Volt – 150mA untuk Logic I/Os (Input/Output Logic: MMC Level Shifter, IR, IC Flash & SDRAM, Bluetooth, LCD, ) dan UEM Logic.
§VFLASH1, memberikan tegangan utama sebesar 2.8 Volt – 70mA kepada IR, Bluetooth, LCD, LED Driver dan tegangan kepada BSI.
§VFLASH2/VAUX, memberikan tegangan sebesar 2.8 Volt – 40mA untuk FM Radio dan Accesories lainnya.
§VSIM, memberikan tegangan sebesar 1.8 – 3.0 Volt – 25mA untuk SIM Card

Regulator RF:
§VR1, memberikan tegangan sebesar 4.75 Volt – 10 mA kepada VCP
§VR2, memberikan tegangan sebesar 2.78 Volt – 100 mA kepada: VRF_TX, MODOUTP_G_TX, MODOUTM_G_TX, MODOUTP_P_TX, MODOUTM_P_TX,
§VR3, memberikan tegangan sebesar 2.78 Volt – 20 mA kepada: VDIG, Out Clock VCTXO (Osc 26MHz)
§VR4, memberikan tegangan sebesar 2.78 Volt – 50 mA kepada: VRF_RX, VF_RX, VPAB_VLNA
§VR5, memberikan tegangan sebesar 2.78 Volt – 50 mA kepada VPLL, VLO, VPRE,
§VR6, memberikan tegangan sebesar 2.78 Volt – 50 mA kepada VRXBB
§VR7, memberikan tegangan sebesar 2.78 Volt – 45 mA kepada: VCO,

  • Charging functions
Proses pengisian Battery Ponsel dikontrol oleh UEM. UEM telah menyimpan Charging Control didalamnya yang berfungsi sebagai pengaturan proses pengisian Battery. Ponsel akan secara otomatis memutuskan arus dari charger kepada Battery bila tegangan Battery telah mencapai batas tegangan maksimal walaupun Charger masih terhubung kepada Ponsel, sebaliknya jika tegangan Battery dibawah tegangan maksimal maka arus dari charger akan terus diberikan kepada Battery.

  • 11-channel A/D converter (MCU controlled)
Didalam UEM tersimpan 11Channels Analog to Digital Converter yang digunakan untuk bandgap reference dan voltage reference, bagian ini yang akan mengukur BSI, Btemp,Vcharge.
oBattery Voltage Measurement A/D Channel (Internal)
oCharger Voltage Measurement A/D Channel (Internal)
oCharger Current Measurement A/D Channel (External)
oBattery Temperature Measurement A/D Channel (External)
oBattery Size Measurement A/D Channel (External)
oLED Temperature measurement A/D Channel (External)

  • Interface FBUS dan MBUS
FBUS & MBUS digunakan untuk transfer data dari komputer ke ponsel, seperti proses (Flash Programming), File Manager, dll. Data tersebut selanjutnya akan masuk ke UPP dan IC Flash.
  • Security Logic (Watchdog)
Watchdog tersimpan didalam UEM, pertama digunakan untuk controlling system power-on dan power-down. Kedua digunakan untuk blok keamanan dan penyimpanan IMEI, Watchdog akan mengontrol IMEI yang berada di ROM UEM dengan IMEI yang tersimpan didalam IC Flash, bila terdapat perbedaan IMEI antara IMEI di UEM dan IMEI di Flash maka Watchdog akan melakukan Power-Down dalam waktu 32mS.

  • FLASH memory untuk IMEI code
Didalam UEM terdapat ROM yang digunakan untuk menyimpan data IMEI. Sifat penyimpanan data IMEI adalah OTP (One Time Programming) dimana data IMEI hanya dapat ditulis satu kali saja dan tidak dapat dihapus atau diganti, oleh karena itu UEM bekas atau pernah dituliskan IMEI tidak dapat digunakan kepada Ponsel yang lainnya terkecuali bila IMEI yang berada di IC Flash dapat disamakan dengan IMEI yang berada pada UEM (Calulate Flash), materi ini akan dijelaskan pada Bab Software.
Bila ROM yang berada di UEM ini bermasalah atau Corupt maka UEM ini sudah tidak dapat digunakan lagi dan tidak dapat diperbaiki lagi, biasanya akan menampilkan IMEI ????????? dimana IMEI yang berada pada UEM sudah berbeda dengan IMEI yang seharusnya walaupun hanya terdapat satu angka saja yang berbeda.
  • IR interface level shifters
Digunakan untuk driver dan regulator Infra red, data tersebut selanjutnya akn diteruskan kepada UPP.
  • Interface LED, Buzzer dan vibrator
Vibrator, Keyboad LED, LCD LED dikendalikan oleh Subsystem UI Driver yang berada didalam UEM. Perintah kepada UI Driver ini diberikan oleh UPP, UPP hanya memberikan tegangan yang sangat rendah sekali maka dibutuhkan Driver agar dapat memberikan arus yang cukup kepada Vibrator, Keyboad LED, LCD LED.
  • Audio codec
Earphone, Microphone, IHF Speaker, Handsfree dapat berfungsi karena terdapat Subsistem Audio Codec yang tersimpan pada UEM. Subsistem ini berfungsi untuk merubah signal data informasi digital menjadi signal Audio, agar signal audio tersebut dapat didengar oleh manusia dibutuhkan penguatan (Audio Amplyfier) sebelum diteruskan ke Speaker dan Microphone, signal Audio tersebut mempunyai Frekuensi sebesar 20Hz sampai 20kHz.
  • SIM interface
SIM Card merupakan komponen aktif yang mempunyai Microchip didalamnya, setiap yang bersifat komponen aktif maka dibutuhkan supply tegangan kepadanya, tegangan SIM Card diberikan oleh UEM dari Subsystem Regulator Baseband sebesar 1,8 Volt – 3Volt, sedangkan SIM Clock, SIM Reset, SIM I/O data diberikan melalui Subsistem Interface, dimana SIM Interface telah menyimpan SIM Detector, SIM IF Driver dan SIM IF.
  • Serial control interface (Cbus & Dbus Controled)
Bagian ini yang akan mengontrol interface penggunaan transmisi data antara UEM dan UPP diterapkan melalui CBUS dan DBUS untuk MCU Subsystem yang tersimpan didalam UPP.
  • Auxiliary A/D converted (DSP controlled)
Sebagai alat bantu untuk konfersi signal analog menjadi signal digital yang digunakan untuk pengendali DSP Subsystem yang tersimpan didalam UPP, bagian ini akan berperan pada: Digital Speech Processing dan PDM Coded Audio.
  • RF interface converters
Telah kita pahami sebelumnya bahwa Modul RF mempunyai karakter signal analog sedangkan Baseband mempunyai karakter digital, agar kedua Modul ini dapat berkesinambungan satu sama lain, dibutuhkan suatu konversi atau penerjemah signal analog menjadi signal digital (A/D Converter) dan signal digital menjadi signal analog (D/A Converter). RF Interface Converter biasa juga disebut Multy Mode Converter yang merupakan rangkaian penghubung antara Modul RF dengan UPP.

ditulis oleh: Rizal Fikri (DJ_Junkiee)

Tips aman membeli Blackberry

MEDIA CELLULAR 3:38 PM 1 Comment
TIPS Membeli Blackberry:

Catatan paling penting ketika membeli Blackberry adalah,

HANYA BELI DARI TRUSTED SELLER!

Karena, banyak sekali kasus2 di mana BB nya bermasalah, sehingga gak bisa menggunakan layanan BB. Kalau sudah begitu, tinggal di kembalikan ke seller nya untuk mendapatkan gantinya. Simpel kan?
oke, tambahannya..
utk ngecek BB SECOND, ada beberapa langkah nih:
1. Wipe handheld yang mau anda beli
2. Masukkan kartu BB enable

Lihat apakah gprs/edge menjadi GPRS/EDGE
3. Cari icon email setting,masukkan user name and password. Dia akan tanya kira2 "apakah mau pindah ke pin ini???"
4. Periksa body...kemulusan (sesuai perjanjian)
5. Periksa keypad...abcdefg terus. Lalu angka.....
6. Tes telpon utk mic
7. Masuk ke profile..test getar dan speaker phone

Utk BB baru, sama saja sih cek nya, cuman gak perlu di WIPE.

Kemudian, perlu di catat.. ada beberapa macam kondisi Blackberry yang dijual di pasaran..
1. BNIB (Brand New in Box) - Ini asli 100% baru. Meskipun sudah di luar kotak nya, BBnya gress baru, paling cuma di cek sama seller nya, makanya dikeluarin dari kotaknya.
2. 14days - Ini ga 100% baru, maksimal penggunaannya only 14 hari. Jatuhnya barang 2nd, tapi ada yang 100% mulus. Kalau beruntung, ada yang baru di pake kurang dari 1 hari, beti alias beda tipis laah sama barang baru.. yang perlu di catet: Harganya lumayan jauh sama yang BNIB
3. Seken - Kalu yang ini asli seken lah..
4. Refurbished - wah wah.. kalo yang ini, barang seken, di rekondisi menjadi terlihat baru. Isi nya barang lama, casing dll nya baru.. sekilas bisa keliatan kayak barang baru.

Untuk BNIB, bisa di cek ke Options >> Status.. kemudian ketik BUYR.
Akan terlihat Data Usage dan Voice Usage keduanya harus 0 utk BNIB ya..

Utk 14 days, kalau dapat yang Data usage sama Voice Usage nya kecil berarti lucky you!

Any way, kembali ke catatan yang paling penting.Always beli dari Trusted Seller saja ya.. ngejar harga murah percuma aja kalau nanti nya BB nya gak bisa di pakai....

Nokia 2330c Hank & Shutdown Solution

MEDIA CELLULAR 9:38 AM 2 Comments

GEJALA KERUSAKAN :
1. baru di on setelah 10-15 detik hp hank
2. setelah kurang lebih 1 menit hp mati sendiri
3. Pada saat di charger hp normal

DIAGNOSA KERUSAKAN :
1. Ponsel baru dinyalakan smua tegangan dari ic UEM dalam keadaan normal (VIO,VFLASH, VANA, VCORE, DLL), Setelah kurang lebih 10 detik Hp menjadi Hank, pada keadaan hank tegangan VIO diukur ternyata turun menjadi 0.7V yang seharusnya 1.8V, Apa penyebabnya : VIO disini adalah tegangan yang hampir dibutuhkan sebagian besar dari rangkaian Ponsel (LCD, Camera, Radio & Bluetooth, UPP, IC Flash, etc) Jadi teg VIO overload (terlalu banyak beban)
2. Setelah 1 menit Ponsel tiba-tiba mati sendiri karena CPU tiduk cukup mendapatkan tegangan yg dibutuhkan utk dapat bekerja dengan semestinya.
3. Pada saat Ponsel dicharger normal-normal saja karena UEM mendapatkan bantuan tenaga dari external power

EKSEKUSI PERBAIKAN
1. Solusi yang terbaik adalah dengan membuat rangkaian Power Suplly tambahan(regulator SMPS) yang outputnya 1.8v untuk mengurangi beban VIO tapi proses ini membutuhkan Waktu & Biaya yang lumayan dan juga rumit (bagi teknisi itu sangat menyebalkan)
2. Solusi ekonomis banget, gak nyampe 5000 rupiah, Bahkan bisa juga gretongan(ambil dari ponsel yg sudah bangkai) yakni menfaatkan tegangan VFlash 2.8V untuk membantu VIO yang sebelumnya musti diturunkan dulu 1.8V yakni menggunakan 3 Dioda yang dirangkai seri seperti gambar diatas (1 dioda bs menurunkan tegangan 0.325V)
3. Tidak beresiko tinggi asal dikerjakan dengan hati-hati dah sesuai petunjuk
4. Eksekusi perbaikan gak nyampe 20 menit karena pemasangannya hanya membutuhkan solder
5. Bikin Nota ( kalo yang ini terserah anda yang jangan terlalu murah)! hehehe...


NB : Setelah Pemasangan dioda seri 3pcs dari VFLASH ke VIO jangan lupa diukur lagi tegangan VIOnya jangan sampe over voltage untuk mencegah kerusakan Ponsel dikemudian hari.


Diodanya bisa di ambil dari 7610 atau 6300,seperti ini: 


Selamat mencoba!
By klinik ponsel